Palembang - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi membuka simposium tahunan Indonesian Society of Intensive Care Medicine (ISICM) 2026 di Hotel Aryaduta Palembang, Jumat (11/9/2026). Di hadapan ratusan peserta, ia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi dinamika tantangan kesehatan yang kian kompleks di era modern.
Menurut Herman Deru, pesatnya inovasi teknologi medis dan ilmu pengetahuan harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi berkelanjutan bagi para tenaga kesehatan. Ia juga menggarisbawahi tantangan keterbatasan fiskal pemerintah dalam penyediaan infrastruktur medis, yang menuntut adanya strategi pemerataan layanan hingga ke pelosok daerah. Kehadiran tenaga medis yang kompeten diharapkan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.
Rangkaian acara utama yang berlangsung dari 9 hingga 13 September 2026 ini diketuai oleh Dr. dr. Zulkifli, M.Kes., MARS. Ia memaparkan bahwa ajang ilmiah ini menarik antusiasme tinggi dengan melibatkan sekitar 440 peserta total serta 236 peserta khusus sesi pelatihan workshop.
Fokus Kegiatan ISICM 2026
- Sesi Akademik: Menghadirkan simposium mendalam dan workshop klinis dengan pembicara nasional serta internasional.
- Pameran Teknologi: Ajang perkenalan perangkat dan alat kesehatan terkini dari berbagai produsen medis.
- Agenda Pendukung: Kegiatan rekreasi dan kebugaran berupa fun run serta turnamen padel untuk mempererat jejaring antarprofesional.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta para pemangku kepentingan di bidang kesehatan. Melalui simposium ini, Pemerintah Provinsi Sumsel berharap lahir rekomendasi serta inovasi nyata yang dapat mendongkrak mutu pelayanan intensive care di Indonesia.
Editor : Indra










0 Post a Comment:
Posting Komentar