Palembang — Semangat optimisme membara mengiringi pelepasan Kafilah Provinsi Sumatera Selatan yang akan berlaga di ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Pelepasan kontingen secara resmi dilakukan oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bertempat di Griya Agung Palembang pada Kamis (10/9/2026).
Ajang syiar Islam tingkat nasional yang dipusatkan di Kota Semarang, Jawa Tengah, ini dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 20 September 2026.
Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Sumatera Selatan, Sunarto, dalam laporan persiapannya menyampaikan bahwa kekuatan penuh Kafilah Sumsel tahun ini berjumlah 95 orang. Kontingen tersebut terdiri atas 56 peserta, 12 pelatih, serta 27 official dan pendamping. Seluruh anggota kafilah dipastikan telah melewati tahapan pembinaan melalui Training Center (TC) secara intensif.
Sunarto menegaskan, target utama kontingen Bumi Sriwijaya pada perhelatan kali ini adalah mempertahankan tren positif di jajaran lima besar, sekaligus membidik posisi empat besar nasional. Target tersebut dipatok berdasarkan konsistensi prestasi Sumsel pada beberapa ajang sebelumnya, mulai dari 3 besar STQH Jambi 2023, 5 besar MTQ Nasional Kaltim 2024, hingga kembali masuk 3 besar pada STQH Kendari 2025.
"Berkat dukungan penuh Bapak Gubernur dan rangkaian latihan ketat yang telah dijalani, kami optimis minimal dapat bertahan di posisi lima besar dan siap berjuang maksimal menembus empat besar nasional," ujar Sunarto.
Sementara itu, Gubernur Herman Deru memberikan suntikan motivasi khusus kepada para qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang berangkat membawa nama daerah. Ia berpesan agar para peserta menanamkan mental juara, menjaga kekompakan, serta tampil tanpa beban. Menurutnya, faktor keberanian dan mental bertanding memegang peranan krusial hingga lebih dari 50 persen dalam meraih kemenangan.
"Kunci utama kemenangan adalah kekompakan dan keberanian. Tampil lah secara lepas tanpa ragu. Prestasi masa lalu jangan dijadikan beban, tetapi jadikan pemantik semangat. Selain itu, jaga keharmonisan tim, fokus penuh pada performa, dan kurangi penggunaan gawai selama kompetisi agar konsentrasi tetap terjaga," pesan Herman Deru di hadapan para peserta.
Dukungan moral turut dikuatkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Syafitri Irwan. Ia mengajak seluruh kafilah untuk meluruskan niat beribadah dan menampilkan ikhtiar terbaik bagi masyarakat Sumsel.
"Mari luruskan niat, jaga kesehatan, dan tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh keikhlasan. Doa seluruh masyarakat Sumatera Selatan menyertai langkah kafilah sekalian. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan mengantarkan Sumsel menembus target empat besar nasional," tutur Syafitri Irwan.
Berdasarkan jadwal, Kafilah Sumsel bertolak menuju Jawa Tengah pada 10 September 2026. Rangkaian kegiatan kafilah meliputi Malam Taaruf, Pembukaan resmi di kawasan Simpang Lima Semarang pada 12 September, sesi lomba dari berbagai cabang, hingga malam penutupan pada 19 September 2026 mendatang.
Editor : Indra











0 Post a Comment:
Posting Komentar