PALEMBANG — Kepolisian Sektor Ilir Barat I berhasil menangkap salah satu pelaku penyerangan brutal terhadap pedagang pecel lele, Nurrafli (47), dan anaknya, Destian (25), di Jalan Merdeka, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. Pelaku yang ditangkap berinisial RI (18), sosok yang menganiaya korban menggunakan senjata tajam jenis tombak.
Dalam pemeriksaan di hadapan penyidik, RI mengakui perbuatannya. Ia mengungkapkan bahwa aksi penganiayaan tersebut dilakukan tanpa motif jelas, melainkan dipicu oleh pengaruh minuman keras yang ia konsumsi bersama rekan-rekannya sebelum kejadian.
"Tidak ada motif pak, kami habis minum miras terus menghadang anak dan bapak itu," kata RI saat diperiksa kepolisian.
Insiden tersebut terjadi saat Nurrafli hendak menjemput Destian yang sebelumnya dihadang dan diserang oleh kelompok pelaku usai membeli es batu. Saat Nurrafli tiba di lokasi, ia dikejar oleh rombongan pelaku hingga terjatuh dari sepeda motornya. Pelaku RI kemudian menusuk Nurrafli menggunakan tombak sepanjang kurang lebih 1,5 meter yang mengenai bagian bawah ketiak hingga menembus paru-parunya.
Selain melukai kedua korban, kelompok pemuda tersebut juga merusak sepeda motor milik korban sebelum melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP). Korban Nurrafli hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang.
Pihak kepolisian telah mengamankan RI dan masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang terlibat dalam aksi pengeroyokan dan perusakan tersebut.
Editor : Indra










0 Post a Comment:
Posting Komentar