HEADLINE
Memuat berita terbaru...

Memuat berita terbaru...

Ukuran Huruf:

Senin, 31 Agustus 2026

Beras Premium di Palembang Langka dan Harganya Meroket, Ternyata Ini Penyebab Utamanya!


PALEMBANG, 31 Agustus 2026 — Warga Kota Palembang dalam beberapa hari terakhir dikeluhkan dengan sulitnya mendapatkan beras premium di pasaran. Selain keberadaannya yang mulai langka di toko sembako hingga minimarket, harga beras jenis tersebut juga melonjak tajam akibat menipisnya stok di tingkat distributor.

Darmawan, salah seorang warga Palembang, mengaku harus merogoh kocek lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarganya. "Biasa saya beli Rp150 ribu per karung ukuran 10 kg, tapi sekarang sudah mencapai Rp154 ribu. Itu pun berasnya varian platinum, bukan ultima yang biasa saya beli," ungkapnya, Minggu (30/8/2026).

Kondisi ini dibenarkan oleh Yudi, tenaga pemasaran beras di Palembang. Ia menyebut penurunan pasokan dari pusat membuat distributor tak mampu memenuhi permintaan pedagang secara normal.

"Kalau pihak toko minta 50 karung, paling kami hanya sanggup menyuplai 5 karung saja karena stoknya memang sangat sedikit," jelas Yudi.

Lantas, apa yang menjadi penyebab utama kelangkaan ini? Yudi membeberkan bahwa gelombang kemarau panjang yang melanda sejumlah daerah penghasil menjadi pemicu utama. Banyak lahan sawah mengalami gagal panen sehingga volume produksi beras merosot tajam. Di sisi lain, tingkat permintaan di masyarakat tetap tinggi, termasuk untuk pemenuhan kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dinas Perdagangan sebut Isu Nasional, Stok Bulog Dipastikan Aman

Menanggapi gejolak pasar ini, Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Palembang, Ak Juliansyah, menegaskan bahwa fenomena kelangkaan beras premium bukan hanya terjadi di Palembang, melainkan sudah menjadi isu nasional.

Ia menerangkan bahwa keterbatasan pasokan dan penyesuaian harga beras premium turut dipengaruhi oleh faktor kenaikan harga gabah di tingkat petani serta melonjaknya biaya kemasan plastik.

"Jika dikatakan harga beras naik, yang naik itu khusus beras premium. Sementara untuk stok beras Bulog di pasaran kami pastikan aman," kata Ak Juliansyah.

Untuk mengantisipasi dampak lonjakan harga beras premium terhadap daya beli masyarakat, Pemerintah Kota Palembang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Bulog terus menggencarkan intervensi pasar.

"Kami rutin menggelar operasi pasar melalui program pasar murah di tingkat kecamatan dan kelurahan setiap bulan agar kebutuhan beras masyarakat tetap terpenuhi dengan harga terjangkau," pungkasnya.

Editor : Indra 

Share:

0 Post a Comment:

Posting Komentar

POP UP ADS

Arsip Blog