INFO NASIONAL
🚦 Lalu Lintas Palembang: ...
🌤 Cuaca: ...
🌫 Kualitas Udara: ...
🕌 Maghrib: ...
Update: --:--

Gerak Cepat Perumda Tirta Musi Atasi Pipa Bocor Akibat Galian Ekskavator di Alang-Alang Lebar

 


PALEMBANG – Gerak cepat ditunjukkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Musi Palembang dalam menangani gangguan pipa distribusi utama yang bocor akibat terdampak aktivitas proyek galian alat berat ekskavator di kawasan bokalpet (box culvert) Alang-Alang Lebar. Perbaikan yang dilakukan secara intensif akhirnya berhasil menormalkan kembali distribusi air bersih kepada sekitar 9.000 pelanggan terdampak.

Manager Unit Pelayanan Alang-Alang Lebar Perumda Tirta Musi Palembang, Muhammad Nuridho, ST menjelaskan bahwa insiden bermula saat pihaknya menerima laporan kedaruratan terkait kebocoran pipa akibat hantaman ekskavator milik pihak pelaksana proyek galian dari pihak lain. Dampak kerusakan menyebabkan jaringan pipa interkoneksi bergeser dan mengalami tekanan cukup berat.

Adapun jaringan yang terdampak meliputi pipa distribusi diameter 300 mm, pipa 200 mm, pipa 6 inci, serta pipa 4 inci. Demi mencegah kerusakan yang lebih besar dan mengantisipasi luapan air, manajemen langsung mengambil langkah taktis dengan menghentikan sementara pengaliran air dari stasiun induk pada malam kejadian.

M. Nuridho mengatakan kawasan Alang-Alang Lebar selama ini disuplai melalui dua jalur interkoneksi utama, yakni jalur distribusi pasca-Perumnas Sako Raya dan jalur pipa kapasitas besar diameter 600 mm menuju jalur 300 mm. Penutupan darurat di titik kerusakan tersebut berdampak langsung pada terhentinya suplai air bersih bagi ribuan pelanggan.

“Setelah menerima laporan, tim teknis kebocoran yang dipimpin Pak Iqbal langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan. Pengerjaan darurat hampir memakan waktu 24 jam karena kondisi pipa yang terdampak cukup berat akibat hantaman ekskavator,” ujar M. Ridho.

Selain melakukan penyambungan dan perbaikan pipa utama, tim teknis juga memasang sistem pipa siphon (simpon) guna mengamankan posisi jalur pipa dari rencana pengerjaan lanjutan proyek galian yang akan dialihkan ke sisi seberang jalan.

Usai perbaikan utama selesai dilakukan, tim kembali mendeteksi adanya rembesan kecil pada pipa diameter 200 mm akibat tekanan udara (air lock) dan kondisi tanah yang bergeser pasca-galian. Perbaikan lanjutan pun kembali dilakukan pada Kamis (21/5) dan berhasil dirampungkan dalam waktu sekitar lima jam.

Menurut M. Nuridho, koordinasi dengan pihak pelaksana proyek galian berjalan kondusif. Pihak pelaksana turut membantu penyediaan material dan kebutuhan logistik selama proses pengerjaan berlangsung, sementara tim teknis Perumda Tirta Musi fokus melakukan rekonstruksi jaringan pipa secara presisi.

Perumda Tirta Musi juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Meski gangguan dipicu faktor eksternal di luar kendali perusahaan, Perumda Tirta Musi tetap memprioritaskan pemulihan layanan dan kenyamanan pelanggan.

“Kerugian terbesar bagi kami bukan hanya kerusakan material pipa, tetapi lebih kepada terganggunya kepuasan pelanggan selama proses gangguan berlangsung,” tegasnya.

Manajemen memastikan proses perbaikan ulang selesai sepenuhnya sekitar pukul 09.30 hingga 10.00 WIB dan distribusi air dari jalur utama kini telah kembali dibuka secara normal. Pelanggan hanya perlu menunggu proses normalisasi tekanan jaringan sekitar satu jam hingga aliran air merata ke seluruh wilayah pelayanan.

Bagi pelanggan yang aliran airnya masih belum optimal selama proses pemulihan tekanan, Perumda Tirta Musi tetap menyiagakan bantuan distribusi air bersih gratis melalui armada mobil tangki serta penampungan air darurat (tedmon). Warga dapat menghubungi Call Center Perumda Tirta Musi di nomor (0711) 355222 untuk mendapatkan bantuan layanan distribusi air bersih.

Indra Media Grup 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Baca juga

TEKNO

Ad 2

Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda
Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda