PALEMBANG – Kualitas lulusan sekolah vokasi sangat ditentukan oleh sejauh mana keselarasan antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri. Menjawab tantangan tersebut, SMK Negeri Sumatera Selatan (Sumsel) secara konsisten menerapkan sistem pembelajaran berbasis praktik yang dominan demi mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan siap pakai.
Hal ini terungkap dalam kegiatan pra-kelulusan bagi 342 siswa kelas XII dan XIII tahun pelajaran 2025/2026 yang digelar di lingkungan sekolah. Kegiatan yang mengusung tema **“Lulus dengan Prestasi, Peluang Kerja Menanti”** ini menjadi ajang pembuktian efektivitas sistem pembelajaran yang diterapkan sekolah.
Fokus pada Keterampilan Terapan
Kasi Kurikulum Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, **Likwanyu**, menjelaskan bahwa keunggulan utama SMK Negeri Sumsel terletak pada komposisi pembelajarannya.
“SMK Negeri Sumsel telah menerapkan sistem pembelajaran dengan komposisi **70 persen praktik dan 30 persen teori**. Ini menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan sudah mengarah pada kebutuhan dunia kerja yang menuntut keterampilan teknis tingkat tinggi,” jelas Likwanyu.
Menurutnya, komposisi ini menjadi indikator kuat mengapa lulusan SMK Negeri Sumsel begitu diminati industri. Dengan porsi praktik yang besar, siswa tidak hanya memahami teori di atas kertas, tetapi memiliki ketangkasan (hands-on) yang mumpuni saat terjun ke lapangan.
Pengakuan Profesional Melalui Sertifikasi
Selain jam praktik yang tinggi, seluruh siswa (100 persen) juga telah dibekali sertifikasi kompetensi melalui **Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1**. Sertifikat ini merupakan lisensi resmi yang membuktikan bahwa kemampuan siswa telah diakui secara profesional dan memenuhi standar nasional.
“Sertifikat kompetensi ini tidak mudah didapatkan. Siswa harus benar-benar kompeten. Masa berlakunya hanya tiga tahun, setelah itu harus diperbarui melalui jenjang berikutnya,” tambah Likwanyu.
Serapan Kerja yang Masif
Dampak nyata dari sistem 70 persen praktik ini terlihat dari data keterserapan lulusan. Kepala SMK Negeri Sumatera Selatan, **Drs. H. Zulkarnain, M.T.**, menyampaikan bahwa tahun ini tercatat sekitar **93 persen** siswa memilih untuk langsung bekerja.
Bahkan, rekrutmen sudah terjadi sebelum siswa resmi dinyatakan lulus. Tercatat **46 siswa** telah diterima bekerja di PT PLN (Persero) dan beberapa lainnya di sektor perhotelan. Sementara bagi yang ingin melanjutkan studi, **25 siswa** telah berhasil menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui berbagai jalur seleksi.
“Dunia kerja sudah menanti, namun persaingan sangat ketat. Kami terus mendorong siswa untuk tidak cepat puas dan terus mengembangkan kemampuan mereka di luar sekolah,” pesan Zulkarnain.
Melalui penerapan kurikulum yang tepat sasaran dan fasilitas praktik yang memadai, SMK Negeri Sumsel optimis dapat terus menjadi motor penggerak penyediaan tenaga kerja terampil bagi kemajuan industri di Sumatera Selatan dan nasional.
Editor ; indra

.webp)

