INFO NASIONAL
🚦 Lalu Lintas Palembang: ...
🌤 Cuaca: ...
🌫 Kualitas Udara: ...
🕌 Maghrib: ...
Update: --:--

Wujud Kerukunan Umat, Sumsel Siapkan Ratusan Masjid hingga Gereja sebagai Rest Area Ramah Pemudik Lebaran 2026


PALEMBANG (12 Maret 2026) — Wajah mudik Lebaran 2026 di Sumatera Selatan akan tampil berbeda dengan semangat inklusivitas yang kental. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi meluncurkan program "Rumah Ibadah Ramah Pemudik", sebuah inisiatif yang menjadikan masjid, gereja, pura, hingga vihara sebagai titik singgah (rest area) yang nyaman bagi para musafir.

Tercatat sebanyak 458 masjid dan 7 rumah ibadah lintas agama di sepanjang jalur lintas utama Sumatera telah disiagakan untuk melayani pemudik tanpa memandang latar belakang.

“Tahun ini, kami ingin menunjukkan bahwa rumah ibadah adalah pusat pengabdian bagi kemanusiaan. Ini adalah wujud kerukunan, kepedulian, dan kebersamaan antarumat beragama di Sumatera Selatan dalam melayani saudara-saudara kita yang sedang menempuh perjalanan jauh,” ungkap Kakanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, di Palembang, Kamis (12/3).

Oase di Jalur Lintas Sumatera

Program ini memastikan para pemudik mendapatkan layanan standar yang meliputi:

  • Keamanan Ekstra: Sinergi dengan personel TNI/Polri untuk menjaga kendaraan dan barang bawaan pemudik agar tetap aman selama beristirahat.

  • Layanan Kesehatan: Penyediaan obat-obatan ringan dan tenaga medis hasil kolaborasi dengan Puskesmas setempat secara gratis.

  • Informasi 24 Jam: Pemasangan banner di setiap titik yang mencantumkan nomor kontak petugas Kemenag yang siap siaga memberikan informasi jalur dan bantuan darurat.

Gotong Royong Lintas Agama

Kebersihan fasilitas menjadi prioritas utama. Syafitri menginstruksikan seluruh jajaran KUA hingga Madrasah untuk bergotong-royong membersihkan rumah ibadah yang terdaftar. Menariknya, layanan ini tidak hanya terbatas pada masjid. Di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) hingga Banyuasin, sejumlah gereja, vihara, dan pura di Jalur Lintas Timur dan Lintas Tengah turut membuka pintu bagi pemudik.

“Meski ada lima titik masjid prioritas utama di Palembang, OKU Timur, Lahat, Lubuklinggau, dan Baturaja, namun semangatnya tetap sama: memberikan pelayanan terbaik bagi siapa pun yang singgah,” tambah Syafitri didampingi Kabid Urais Efriyansa.

Daftar Rumah Ibadah Non-Masjid yang Siaga Pemudik:

  1. Pura Puseh Desa Adat Dharma Sari (Lempuing Jaya, OKI)

  2. Vihara Dharma Chandra (Lempuing, OKI)

  3. Gereja Katolik Santa Theresia De Lisieux (Tugujaya, OKI)

  4. Gereja Katolik Stasi Santo Yoseph (Dabuk Rejo, OKI)

  5. GPIB Sangkakala Bumiarjo (Lempuing, OKI)

  6. Gereja Methodist Indonesia Galilea (Talang Kelapa, Banyuasin)

  7. Gereja Pantekosta di Indonesia Imanuel (Sungai Lilin, Banyuasin)

Langkah ini diharapkan memperkuat citra Sumatera Selatan sebagai provinsi yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, sekaligus memastikan arus mudik 2026 berjalan aman, sehat, dan penuh berkah. (Indra)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Baca juga

TEKNO

Ad 1

Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda

Ad 2

Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda
Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda