INFO NASIONAL
🚦 Lalu Lintas Palembang: ...
🌤 Cuaca: ...
🌫 Kualitas Udara: ...
🕌 Maghrib: ...
Update: --:--

Tegaskan ‘Kenali Hukum, Jauhkan Hukuman’, Jaksa Masuk Sekolah Bekali Ratusan Siswa SMAN 19 Palembang Cara Cegah Perundungan


PALEMBANG – Dalam rangka menjalankan program prioritas nasional, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan menggelar sosialisasi hukum melalui program "Jaksa Masuk Sekolah" (JMS) di SMA Negeri 19 Palembang, Rabu (04/03/2026). Dengan mengusung tema "Kenali Hukum, Jauhkan Hukuman", kegiatan ini bertujuan membekali ratusan siswa dengan pemahaman hukum untuk mencegah tindakan kriminal, terutama aksi perundungan (bullying).

Hadir sebagai narasumber utama, Ibu Dr. Vanny Yulia Eka Sari, S.H., M.H., selaku Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, bersama Bapak Dodi Afrianto, S.H., M.H., serta tim pendukung dari Kejaksaan Tinggi. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala SMAN 19 Palembang, Ibu Hj. Binti Koniaturrohmah, M.Pd., beserta jajaran guru dan staf.

Masa Depan Terancam Jika Terjerat Pidana

Dalam arahannya, Ibu Dr. Vanny Yulia Eka Sari menekankan bahwa pemahaman hukum sejak dini adalah perisai bagi siswa agar tidak terjerumus dalam masalah hukum yang dapat merusak masa depan. Ia menyoroti pentingnya mengenali batasan perilaku, khususnya terkait bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.

"Harapan kami, para siswa sebagai 'Anak Didik Utama' bisa mengenali hukum sehingga terhindar dari hukuman. Sangat penting bagi mereka untuk tahu apa saja bentuk perundungan, bagaimana hukumannya, dan bagaimana cara pencegahannya. Jangan sampai masa depan terancam hanya karena tidak mengerti hukum," tegas Vanny.

Sekolah Sebagai Lingkungan Sadar Hukum

Ibu Hj. Binti Koniaturrohmah, M.Pd., selaku Kepala Sekolah, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Menurutnya, edukasi langsung dari pihak Kejaksaan memberikan dampak psikologis yang positif bagi siswa dan 104 orang tenaga pendidik di SMAN 19 Palembang.

"Kami sangat berterima kasih. Melalui program ini, anak-anak bisa belajar langsung dari narasumber kompeten. Harapannya, ilmu yang didapat hari ini bisa ditularkan kepada teman sebaya dan lingkungan sekitar, sehingga tidak ada lagi perilaku menyimpang baik secara fisik maupun verbal di sekolah kami," ujar Hj. Binti.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan berbagai ekstrakurikuler ini berlangsung interaktif. Di akhir acara, para siswa ditegaskan kembali bahwa Jaksa adalah sahabat masyarakat, sehingga tidak perlu ditakuti melainkan dijadikan rekan dalam menegakkan ketertiban dan keadilan. (Indra)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Baca juga

TEKNO

Ad 2

Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda
Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda