PALEMBANG – Suasana Aula SMKN 7 Palembang selama tiga hari terakhir (4-6 Maret 2026) tampak berbeda dari biasanya. Lantunan ayat suci Al-Qur'an dan gema azan bersahut-sahutan, menandai digelarnya Festival Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang dimotori oleh Rohis SMKN 7 Palembang ini berhasil menyatukan seluruh siswa dalam semangat kompetisi yang positif dan religius.
Wadah Kreativitas Generasi Z
Tidak hanya terpaku pada lomba konvensional seperti Azan, Tartil Qur'an, dan Kaligrafi, festival tahun ini juga merangkul kecanggihan teknologi melalui Lomba Poster Digital. Hal ini membuktikan bahwa siswa SMKN 7 Palembang mampu mengkolaborasikan nilai-nilai islami dengan keterampilan teknis masa kini.
Puncak acara ditandai dengan Pesantren Ramadhan yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh murid, menciptakan atmosfer sekolah yang teduh dan penuh nilai spiritual.
Benteng Pelajar: Antara Al-Qur'an dan Kewaspadaan Radikalisme
Momen paling berkesan terjadi saat peringatan Nuzulul Quran. Hadirnya Ustadz Romadoni dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberikan warna baru. Beliau mengupas tuntas bahwa Al-Qur'an adalah pedoman perdamaian, bukan kekerasan.
Beliau secara lugas memaparkan cara praktis bagi pelajar untuk:
Mengenali ciri-ciri paham radikal di media sosial.
Menolak ajakan terorisme yang berkedok agama.
Menjadi agen moderasi beragama di lingkungan sebaya.
Menjadi Pribadi Al-Qur'ani
Kepala SMKN 7 Palembang dalam amanatnya menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh warga sekolah. Beliau mengingatkan bahwa membaca Al-Qur'an adalah langkah awal, namun mengamalkannya adalah tujuan utama.
"Kita ingin warga SMKN 7 Palembang tidak hanya hebat secara skill kejuruan, tapi juga memiliki hati yang dibimbing oleh Al-Qur'an. Nilai kejujuran, disiplin, dan kasih sayang yang diajarkan dalam Al-Qur'an harus tercermin dalam perilaku sehari-hari kita," ujar Kepala Sekolah.
Festival Ramadhan 1447 H resmi ditutup dengan harapan besar agar semangat perubahan yang dibawa dalam tiga hari ini dapat terus terjaga, bahkan setelah bulan suci berakhir. (Indra)

.webp)

