PALEMBANG, 2 Maret 2026 – Di tengah tantangan era globalisasi dan derasnya arus informasi media sosial, SMA Negeri 16 Palembang kembali menggelar agenda spiritual tahunan, Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang dipusatkan di Musholla Al-Kautsar ini resmi dibuka pada Senin (2/3) dengan visi besar mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga santun secara spiritual.
Kepala SMAN 16 Palembang, Dra. Hj. Ema Nurnisya Putri, M.M., menegaskan bahwa fokus utama kegiatan tahun ini adalah penguatan adab dan akhlak. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga moralitas siswa yang terkadang luput dari pantauan orang tua akibat pengaruh gadget.
Memicu Perubahan Karakter
Dalam arahannya, Ibu Ema menyoroti pentingnya menyentuh sisi emosional siswa agar terjadi perubahan perilaku yang nyata. Beliau memperkenalkan konsep perubahan sistematis yang dimulai dari hati:
> "Kita ingin memicu dan memacu pergerakan akhlak mereka ke arah yang lebih baik. Melalui Pesantren Ramadhan ini, kita sasar perubahan mindset terlebih dahulu. Dari mindset yang benar akan muncul skill, lalu terbentuk attitude, hingga akhirnya melahirkan karakter yang kuat," jelasnya.
>
Beliau juga menambahkan bahwa adab adalah fondasi utama. Siswa yang berakhlak pasti akan beradab dalam berhubungan dengan sesama manusia maupun dengan Tuhan.
Kegiatan Interaktif dan Edukatif
Pesantren Kilat yang berlangsung selama tiga hari (2-4 Maret 2026) ini menghadirkan narasumber berkompeten, salah satunya Ustadz Bukhori, S.Pd.I. Dalam tausiyah pembukanya, beliau memberikan materi yang menyentuh hati tentang tantangan generasi muda saat ini, yang disambut antusias oleh ratusan siswa berbaju putih yang memadati musholla.
Selain pemberian materi bimbingan rohani, kegiatan ini juga diramaikan dengan berbagai perlombaan untuk memacu prestasi siswa, antara lain:
* Lomba Azan untuk melatih keberanian dan seni suara religi.
* Lomba Baca Ayat Pendek guna memperdalam kecintaan pada Al-Qur'an.
* Lomba Ranking 1 Islam sebagai ajang asah otak mengenai wawasan keislaman.
Mewujudkan Generasi Qurani
Sesuai dengan tema yang diangkat, "Mewujudkan Generasi Muslim yang Berjiwa Qurani, Unggul dalam Prestasi, dan Santun secara Spiritual", SMAN 16 Palembang berharap kegiatan ini menjadi titik balik bagi siswa untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin dan berintegritas.
"Ini adalah upaya kita bersama untuk menyelamatkan generasi masa depan. Kita ingin mereka unggul dalam prestasi, namun tetap memiliki jiwa yang tenang dan santun secara spiritual," tutup Dra. Hj. Ema Nurnisya Putri. (Indra)

.webp)

