INFO NASIONAL
🚦 Lalu Lintas Palembang: ...
🌤 Cuaca: ...
🌫 Kualitas Udara: ...
🕌 Maghrib: ...
Update: --:--

Manifestasi Iman dan Empati: Catatan Lengkap Transformasi Karakter Siswa SMA Negeri 4 Palembang dalam Rangkaian "Ramadan Berbagi"

 


PALEMBANG – SMA Negeri 4 Palembang sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan sepanjang bulan suci Ramadan 1447 H yang dirancang secara komprehensif. Mengusung tema besar "Ramadan Berbagi", sekolah ini tidak hanya memfokuskan diri pada penguatan ibadah ritual, tetapi juga menjadikan momen ini sebagai sarana belajar empati melalui berbagai aksi sosial nyata yang menyentuh masyarakat luas.

Kepala SMA Negeri 4 Palembang, Sutami Hamdani, M.Pd, menyatakan bahwa seluruh agenda ini merupakan wujud nyata sekolah sebagai "Rumah Kedua" bagi siswa—tempat di mana karakter, kedisiplinan, dan rasa kemanusiaan dipupuk dengan penuh kesadaran.


Awalan Spiritual: Tradisi Tadarus dan Pesantren Ramadan

Rangkaian kegiatan dimulai sejak hari pertama Ramadan melalui program "Jam ke-Nol", yakni tadarus Al-Qur'an rutin yang dilaksanakan sebelum jam pelajaran dimulai. Tradisi ini bertujuan untuk membangun atmosfer ketenangan dan kesucian batin bagi seluruh warga sekolah di pagi hari.

Sebagai penguatan literasi keagamaan, sekolah juga menggelar Pesantren Ramadan selama dua hari pada 23-24 Maret. Waka Humas SMAN 4, Linda Zahara, SE., M.Si, menjelaskan inovasi dalam kegiatan ini dengan memisahkan sesi antara siswa laki-laki dan perempuan.

"Pemisahan ini kami lakukan agar penyampaian materi lebih spesifik dan relevan dengan kebutuhan remaja putra maupun putri. Kami menghadirkan narasumber dari guru-guru internal kami sendiri yang juga merupakan ustaz kompeten, agar siswa termotivasi melihat kualitas SDM yang dimiliki sekolahnya sendiri," ungkap Linda.

Prestasi di Tengah Kepadatan Akademik

Meskipun agenda Ramadan bertepatan dengan jadwal akademik yang padat—seperti Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) untuk kelas 10 dan 11, serta Ujian Sumatif Akhir Semester bagi kelas 12—semangat siswa tidak luntur.

SMAN 4 Palembang turut berperan aktif dalam ajang Semarak Harmonisasi Ramadan di SMA Sumsel. Kontingen sekolah berpartisipasi dalam berbagai lomba religi dan membuka stan Bazar Takjil yang dikelola oleh ekskul Cooking Club (COC). Stan ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, SH., MA, yang menyempatkan diri berdialog dan memberikan pesan motivasi tentang pentingnya semangat kompetisi dalam kebaikan (Fastabiqul Khairat).

Puncak Empati: Dari Jalanan hingga Panti Lanjut Usia

Nilai kemanusiaan benar-benar diuji melalui rangkaian aksi sosial yang masif:

  1. Aksi Berbagi Takjil: Tim BGS (Bhakti Ganesha) bergerak langsung dari lingkungan SMA 4 untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat sekitar dan pengguna jalan, menumbuhkan jiwa kepedulian di lapangan.
  2. Anjangsana Ramadan Berbagi: Berkat donasi dari siswa, guru, dan pegawai yang terkumpul melampaui target, sekolah memperluas jangkauan bantuan. Selain Panti Asuhan dan Panti Lanjut Usia (Lansia), tahun ini bantuan juga merambah ke Pondok Pesantren.
  3. Pelajaran Hidup di Panti Lansia: Siswa diajak berinteraksi langsung dengan para lansia. "Kami ingin mereka merasakan kebersamaan dengan saudara-saudara yang jauh dari keluarga. Ini adalah cara kami menumbuhkan rasa sayang dan hormat siswa kepada orang tua mereka," tambah Linda Zahara.

Inovasi Kreatif OSIS dan Penutupan yang Khidmat

Ketua OSIS, Wahyu Saputra, menambahkan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan ROHIS untuk menjaga syiar Ramadan melalui dunia digital. Lewat program "Ngabuburit Bareng OSIS", konten inspiratif berupa kultum dan kutipan islami diunggah secara konsisten selama 30 hari penuh di media sosial untuk menemani waktu tunggu berbuka para siswa.

Seluruh rangkaian ditutup dengan acara Buka Puasa Bersama keluarga besar SMA Negeri 4 Palembang bersama komite sekolah. Acara yang diisi dengan pembacaan Yasin, doa bersama, dan tausiyah ini menjadi ajang silaturahmi yang menguatkan ikatan emosional antarwarga sekolah.

Sutami Hamdani, M.Pd menutup dengan harapan besar agar semangat Ramadan ini tidak berhenti saat Idul Fitri tiba. 

"Terima kasih atas dedikasi dan loyalitas seluruh dewan guru serta siswa. Harapan kami, nilai-nilai disiplin dan empati yang dipelajari selama Ramadan ini dapat diimplementasikan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Selamat Idul Fitri 1447 H, Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin," pungkasnya. 

(Penulis : Indra)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Baca juga

TEKNO

Ad 1

Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda

Ad 2

Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda
Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda