PALEMBANG, 1 Agustus 2026 – Zewwy Salim resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumatera Selatan melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW). Pengukuhan tersebut berlangsung di Hotel Ibis Palembang pada Jumat (31/7/2026), dengan dihadiri oleh jajaran pengurus pusat DPP APINDO.
Zewwy Salim menggantikan Soemarjono Saragih yang mengakhiri masa jabatannya setelah mendapat amanah baru sebagai Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Zewwy dipastikan akan melanjutkan sisa masa kepengurusan APINDO Sumsel hingga tahun 2027.
Ia menjelaskan bahwa penetapan dirinya telah melalui tahapan internal organisasi secara transparan. Sebelum diputuskan, beberapa nama sempat diajukan kepada DPP APINDO. Setelah melalui proses seleksi, namanya mendapat persetujuan dari Ketua Umum APINDO hingga akhirnya resmi dilantik.
Komitmen Penguatan Dunia Usaha
Dalam kepemimpinannya, Zewwy membawa visi untuk menjadikan APINDO Sumatera Selatan sebagai organisasi pengusaha yang kuat, profesional, dan berintegritas, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan iklim usaha yang kondusif, investasi berdaya saing, dan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan.
Untuk mewujudkan visi tersebut, APINDO Sumsel akan berfokus pada sejumlah pilar utama:
* Penguatan Sinergi: Membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah.
* Daya Saing Pelaku Usaha: Meningkatkan kapasitas anggota dan dunia usaha lokal.
* Iklim Investasi Sehat: Mendorong regulasi yang pro-investasi dan kepastian hukum.
* Perluasan Lapangan Kerja: Menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat Sumsel.
* Tata Kelola Organisasi: Menjalankan roda organisasi secara transparan dan akuntabel.
> *"APINDO Sumsel memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar wadah para pengusaha. Kami memiliki tanggung jawab menciptakan iklim perekonomian yang kondusif sehingga mampu mendorong investasi dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di Sumatera Selatan,"* kata Zewwy.
Sikap Konstruktif di Tengah Dinamika Ekonomi
Menanggapi perlambatan ekonomi dan ketidakpastian global saat ini, Zewwy menegaskan bahwa APINDO Sumsel akan memilih sikap yang konstruktif dan berorientasi pada solusi (*solution-oriented*). Meski kondisi global penuh tantangan, perekonomian di Sumatera Selatan dinilai masih terus bergerak positif.
Ia juga menambahkan bahwa APINDO siap memberikan masukan dan data riil dari lapangan agar kebijakan yang diambil pemerintah tepat sasaran.
"Sikap APINDO pada dasarnya adalah bersikap konstruktif, berkolaborasi, dan berorientasi pada solusi. Kami tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi terus mendorong iklim usaha yang kondusif melalui regulasi yang tepat. Kepastian aturan sangat penting, karena perubahan yang terlalu sering akan menyulitkan pelaku usaha dalam menyusun rencana jangka panjang,"* pungkasnya. (Ind)


.webp)

