PALEMBANG, BUSERNEWS – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sumatera Selatan sukses menyelenggarakan Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) 2026 di The Sultan Convention Center, Palembang, Rabu (29/4/2026). Forum ini menjadi panggung strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mencetak pengusaha muda yang berdaya saing global.
Acara bergengsi ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, jajaran Pemerintah Provinsi, pelaku usaha, hingga sektor perbankan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini bertujuan untuk membedah peluang serta mencari solusi atas tantangan dunia usaha di masa depan.
Dalam arahannya, Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan bahwa pemuda adalah mesin penggerak ekonomi daerah. Ia meminta agar semangat kewirausahaan tidak hanya berpusat di kota, tetapi harus merambah hingga ke tingkat desa.
“Anak-anak muda Sumsel memiliki potensi luar biasa. Yang perlu kita lakukan adalah memastikan resonansinya sampai ke daerah-daerah. Mereka adalah tokoh ekonomi masa depan, maka kita wajib menyiapkan fondasi dan ekosistem yang mendukung, baik secara moril maupun material,” tegas Herman Deru.
Sementara itu, Ketua BPD HIPMI Sumsel, Muhammad Puri Andamas, menyatakan bahwa FORBISDA 2026 didesain sebagai wadah berkelanjutan. Ia menargetkan forum ini menjadi agenda tahunan yang mampu menjembatani kebuntuan komunikasi antara pengusaha dan pembuat kebijakan.
“Kami ingin semua stakeholder—pemerintah, pengusaha, dan perbankan—duduk bersama menyelesaikan masalah di lapangan. Fokus kami adalah membawa pelaku usaha lokal untuk 'naik kelas', tidak hanya jago kandang, tapi mampu menembus pasar ekspor,” ujar Puri.
Ia juga menambahkan bahwa pasca acara ini, HIPMI Sumsel akan melakukan roadshow ke berbagai daerah untuk menginspirasi pemuda agar berani terjun ke dunia bisnis.
Dukungan juga datang dari pusat. Ketua Bidang III BPP HIPMI, Afifudin S. Kalla, yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi di Sumsel. Menurutnya, kolaborasi ini sangat vital untuk mengoptimalkan sektor strategis daerah.
“Harapannya, FORBISDA menghasilkan output nyata bagi sektor perkebunan, pertanian, kelautan, dan sektor potensial lainnya di Sumsel. Keterlibatan banyak pihak adalah kunci kebijakan yang tepat sasaran,” pungkas Afifudin.
Melalui FORBISDA 2026, HIPMI Sumsel kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif, sekaligus memastikan pemuda Sumsel menjadi aktor utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Editorial : Indra Media grup
.webp)

