PALEMBANG – Komitmen Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., dalam memajukan kesejahteraan sosial di Kota Palembang mencapai puncaknya. Pada Kamis (16/04/2026), mimpi besar beliau untuk menyediakan fasilitas perlindungan anak yang layak resmi terwujud melalui peresmian Panti Asuhan Cahaya Anugerah Abadi.
Peresmian yang dilakukan oleh Kapolda Sumsel di wilayah Sematang Borang ini menjadi bukti nyata bagaimana seorang pemimpin kepolisian mampu menerjemahkan nilai kemanusiaan ke dalam program yang berkelanjutan.
Menjawab Tantangan Sosial di Lapangan
Kombes Pol Sonny menjelaskan bahwa proyek ini didorong oleh pengalaman empirisnya di lapangan. Ia menyoroti kerentanan sosial yang terjadi jika fasilitas panti asuhan tidak memenuhi standar kelayakan, terutama terkait pemisahan asrama putra dan putri.
"Kami tidak ingin anak-anak kita tumbuh di lingkungan yang tidak mendukung privasi dan etika. Panti ini kami bangun sebagai 'Rumah Aman'—tempat di mana mereka tidak hanya mendapatkan atap untuk berteduh, tetapi juga pemulihan fungsi sosial dan pembentukan karakter," tegas Kombes Pol Sonny.
Terobosan Kapolrestabes: Rumah Tahfidz & Pengembangan Kawasan
Bukan sekadar hunian, Kapolrestabes menghadirkan konsep pembinaan terpadu. Beberapa poin keunggulan dari fasilitas yang diinisiasi olehnya adalah:
- Pusat Literasi Quran: Menghadirkan Rumah Tahfidz Quran yang terbuka bagi santri dan masyarakat sekitar untuk belajar Al-Quran secara gratis.
- Visi Perluasan Kawasan: Beliau telah menyiapkan lahan seluas 490 meter persegi tepat di depan gedung saat ini untuk pembangunan asrama putra yang lebih representatif.
- Sinergi dan Kolaborasi: Kapolrestabes menggandeng berbagai mitra strategis dan tokoh masyarakat untuk memastikan operasional panti berjalan secara mandiri dan profesional.
Simbol Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Langkah berani Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan ini mengubah stigma kepolisian. Melalui pembangunan panti ini, beliau menunjukkan bahwa Polrestabes Palembang hadir sebagai pelindung masa depan bangsa, bukan sekadar penegak hukum di jalanan.
"Semoga panti ini menjadi ladang karunia abadi bagi kita semua. Tujuan kami satu: memastikan anak-anak yatim piatu di Palembang tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cerdas, dan mandiri," pungkas Kapolrestabes.
Acara ditutup dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan asrama putra oleh Kapolda Sumsel sebagai tanda dukungan penuh institusi terhadap inisiatif brilian Kapolrestabes Palembang ini.
Editor ; Indra

.webp)

