INFO NASIONAL
🚦 Lalu Lintas Palembang: ...
🌤 Cuaca: ...
🌫 Kualitas Udara: ...
🕌 Maghrib: ...
Update: --:--

Intip Keseruan Pesantren Ramadhan SMKN 3 Palembang: Dari Berantas Buta Aksara Al-Quran Hingga Lomba Dai


PALEMBANG, 11 Maret 2026 – Suasana Aula SMK Negeri 3 Palembang pada Selasa (10/3) mendadak syahdu. Tidak ada suara mesin atau hiruk-pikuk praktik kejuruan seperti biasanya. Sebagai gantinya, lantunan ayat suci Al-Quran menggema dari sekitar 1.000 siswa kelas X dan XI yang mengikuti pembukaan Pesantren Ramadhan dan Peringatan Nuzulul Quran.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini bukan sekadar agenda pengisi waktu luang. Di balik kemasannya yang seru, ada misi besar: memperkuat fondasi iman dan memperbaiki literasi religi para siswa di tengah gempuran era digital.

Misi Penting: Memperbaiki Bacaan Al-Quran dan Salat

Sisi menarik dari kegiatan ini dimulai sejak hari pertama. Pihak sekolah tidak hanya memberikan materi teori, tetapi langsung melakukan "audit" spiritual. Siswa dibagi ke dalam 30 kelompok khataman untuk dipantau kualitas bacaan Al-Quran dan tata cara salatnya.

Pembina Rohani Islam (Rohis) SMKN 3 Palembang, Ismail Andigo, S.Ag, mengungkapkan fakta penting dari hasil pengamatannya selama mengajar. Ia menemukan bahwa masih ada siswa yang belum lancar membaca Al-Quran sesuai kaidah tajwid, bahkan ada yang belum menguasai bacaan salat dengan benar.

"Harapan kami, kegiatan ini menjadi pemantik motivasi bagi siswa. Kami ingin mereka lebih semangat belajar membaca Al-Quran dengan baik dan memahami setiap bacaan dalam salat mereka," jelas Ismail.

Wadah Unjuk Bakat: Dari Dai hingga Doa

Selain aspek evaluasi, Pesantren Ramadhan ini juga menjadi panggung kreativitas bagi siswa. Pada hari kedua, suasana akan semakin kompetitif namun positif dengan adanya berbagai lomba keagamaan, mulai dari lomba dai hingga lomba doa setelah salat.

Ketua Rohis SMKN 3 Palembang, Muhammad Wahyu Al Kahfi, menyebutkan bahwa fokus utama adalah pembinaan karakter dan mental. "Kami ingin siswa tidak hanya jago di bidang keahliannya masing-masing, tapi juga punya karakter yang kuat dan berani tampil di depan publik sebagai pendakwah," ujarnya.

Menuju Puncak Nuzulul Quran

Kepala SMKN 3 Palembang, Masni Dewi, S.Pd., M.Pd, menyambut baik antusiasme para siswa. Menurutnya, momen Ramadhan adalah waktu terbaik bagi siswa untuk melakukan "reset" diri menjadi pribadi yang lebih berkualitas.

"Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup kita semua," ajak Masni Dewi saat membuka acara secara resmi.

Rangkaian kegiatan inspiratif ini akan ditutup pada hari ketiga dengan peringatan Nuzulul Quran yang menghadirkan penceramah tamu, sekaligus menjadi simbol keberhasilan 1.000 siswa SMKN 3 Palembang dalam menuntaskan agenda spiritual tahunan mereka. (Indra)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Baca juga

TEKNO

Ad 1

Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda

Ad 2

Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda
Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda