INFO NASIONAL
🚦 Lalu Lintas Palembang: ...
🌤 Cuaca: ...
🌫 Kualitas Udara: ...
🕌 Maghrib: ...
Update: --:--

Gerakan Serentak di Jajaran Polda Sumsel: Kapolda Tegaskan Kesatuan dan Kinerja Presisi melalui Pendekatan Spiritual


PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung gerakan khataman Al-Qur’an secara serentak di seluruh jajaran Polda Sumsel hingga tingkat Polres pada Selasa (17/3/2026). Gerakan masif ini menjadi simbol penguatan soliditas internal Polri melalui pendekatan spiritual yang terstruktur.

Kegiatan yang berpusat di Masjid Assaadah Polda Sumsel ini diikuti secara hybrid oleh ribuan personel di berbagai wilayah. Kehadiran unsur pimpinan lengkap, mulai dari Kapolda, Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, hingga jajaran Pejabat Utama (PJU), menunjukkan komitmen kolektif dalam membangun kekuatan moral organisasi.

Transformasi Nilai Spiritual ke Kinerja Nyata

Dalam arahannya, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menekankan bahwa keserentakan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan sebuah instruksi strategis untuk memperkuat pola kerja organisasi.

“Keserentakan ini bukan hanya simbol, tetapi perintah moral. Soliditas yang kita bangun dalam ibadah harus kita wujudkan dalam tugas, respons cepat di lapangan, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kapolda.

Beliau menambahkan bahwa melalui gerakan ini, Polda Sumsel menargetkan dampak strategis yang nyata bagi publik, di antaranya:

  • Peningkatan respons cepat personel dalam menangani aduan masyarakat.
  • Koordinasi lintas satuan yang lebih solid dan minim hambatan birokrasi.
  • Pelayanan publik yang lebih presisi dan berintegritas.
  • Stabilitas Kamtibmas yang tetap terjaga melalui pendekatan yang humanis.

Penghargaan bagi Personel Berprestasi

Sebagai bentuk apresiasi terhadap pembinaan mental anggota, Kapolda Sumsel memberikan penghargaan khusus kepada para penghafal Al-Qur’an (Hafidz/Hafidzah). Di antara penerima penghargaan tersebut adalah personel Polri Briptu M. Husein Syamsuddin dan Brigadir Rizka Munawwaroh, serta beberapa tokoh penghafal Al-Qur’an lainnya.

Penyerahan tali asih berupa perlengkapan ibadah (sajadah, sarung, dan mukena) dilakukan secara simbolis sebagai motivasi bagi seluruh anggota untuk terus menyeimbangkan profesionalisme kerja dengan nilai-nilai religius.

Menuju Model Polri Modern Berbasis Nilai

Kegiatan yang dirangkai dengan doa bersama dan buka puasa ini mempertegas arah kebijakan Polda Sumsel dalam mewujudkan Polri Presisi. Kapolda membuktikan bahwa konsolidasi internal yang kuat merupakan fondasi utama sebelum memberikan pelayanan eksternal yang maksimal.

Dengan langkah ini, Polda Sumsel memosisikan diri sebagai model nasional dalam membangun soliditas Polri yang modern, terkoordinasi, dan tetap berpijak pada nilai-nilai spiritual yang luhur.

(Penulis : Indra)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Baca juga

TEKNO

Ad 1

Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda

Ad 2

Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda
Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda