Luruskan Miskomunikasi, SMKN 2 Palembang Pastikan Pengambilan Ijazah Tidak Dipersulit


PALEMBANG – Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 (SMKN 2) Palembang, H. Suparman, S.Pd., M.Si., memberikan penjelasan resmi guna meluruskan miskomunikasi yang berkembang di media terkait isu penahanan ijazah siswa. Suparman menegaskan bahwa pihak sekolah sama sekali tidak memiliki niat maupun kebijakan untuk menahan dokumen kelulusan tersebut.

"Kami ingin meluruskan agar tidak terjadi salah paham. Ijazah adalah hak mutlak siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya. Kami di SMKN 2 justru sangat mendorong agar ijazah segera diambil untuk digunakan siswa melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja," ujar H. Suparman saat ditemui di ruang kerjanya.

Menanggapi anggapan bahwa ijazah hanya bisa diambil setelah melunasi administrasi, Suparman menjelaskan bahwa hal tersebut mungkin terkait dengan komitmen awal yang perlu dikomunikasikan. Namun, ia menekankan bahwa faktor ekonomi tidak akan menjadi penghalang bagi siswa untuk mendapatkan haknya.

"Bagi keluarga yang merasa kurang mampu atau mengalami kendala finansial, silakan datang ke sekolah. Kami sangat terbuka. Jangan sampai masalah administrasi memutus harapan anak-anak kita. Sekolah mempersilakan ijazah untuk tetap diambil sesuai prosedur yang berlaku," tambahnya.

Pihak sekolah juga mengungkapkan kekhawatiran jika ijazah disimpan terlalu lama di arsip sekolah karena adanya risiko kerusakan atau kehilangan yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, pengambilan secara mandiri sangat diharapkan demi keamanan dokumen tersebut.

Adapun syarat utama yang ditekankan oleh sekolah adalah ijazah harus diambil langsung oleh siswa yang bersangkutan atau orang tua/wali resmi. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menghindari penyalahgunaan dokumen oleh pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab.

"Tujuan kami adalah kesuksesan anak didik. Kami ingin ilmu yang mereka timba di SMKN 2 bermanfaat. Mari kita jalin silaturahmi yang baik dan saling mendukung demi masa depan siswa, bukan justru saling menyudutkan," tutur Suparman dengan nada mengayomi.

Pihak SMKN 2 Palembang mengimbau kepada seluruh alumni atau orang tua siswa yang ijazahnya masih berada di sekolah agar segera datang ke bagian tata usaha pada jam kerja untuk melakukan pengambilan. (Indra)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Baca juga

TEKNO

Ad 1

Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda

Ad 2

Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda
Hubungi Redaksi
Klik di sini untuk Iklan Anda