PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang melakukan koordinasi lintas sektor guna membedah hasil uji coba operasional Car Free Day (CFD) yang baru saja terlaksana. Bertempat di pusat pemantauan lalu lintas, evaluasi ini dilakukan untuk menjawab dinamika lapangan serta menyempurnakan skema kegiatan di masa mendatang.
Sekretaris Daerah Kota Palembang, H. Aprizal Hasyim, S.Sos, M.M., mengungkapkan bahwa masa uji coba merupakan instrumen penting bagi pemerintah untuk menemukan celah-celah teknis yang perlu diperbaiki. Menurutnya, respon masyarakat akan menjadi acuan utama dalam penentuan langkah kebijakan selanjutnya.
"Uji coba kemarin itu masih banyak (yang harus dievaluasi), karena itu merupakan tahap awal. Pasti ada kelemahan-kelemahan, makanya dari hasil kemarin, hari ini kita laksanakan langkah-langkah strategis supaya atensi kegiatan Car Free Day itu dapat sesuai harapan kita sama-sama," ujar Aprizal saat memberikan keterangan resmi.
Aprizal menegaskan bahwa proses evaluasi ini tidak dilakukan secara terburu-buru. Pihaknya memilih untuk melakukan "operasi" atau pembedahan data secara menyeluruh terhadap segala kendala yang ditemukan, mulai dari alur lalu lintas hingga penempatan titik keramaian.
"Kita tunggu langkah selanjutnya, karena hasil kemarin kita operasi dulu. Tujuannya satu, agar kegiatan ini sesuai dengan harapan pemerintah dan juga sesuai dengan harapan masyarakat, apalagi masyarakat Palembang yang sangat kita cintai," tambahnya.
Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kota Palembang berkomitmen untuk menghadirkan Car Free Day yang tidak hanya sebagai ruang olahraga, namun juga menjadi ikon wisata kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan warga.
Penulis : Indra

.webp)


